Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wr.wb
Bagaimana kabarnya? Mudah-mudahan baik ya ^_^ Kali ini saya mau posting tentang "Kitab Berjanji."
Waktu ada acara Maulid Nabi di sekolah. Saya sama temen temen saya mau solawatan. Terus solawatannya itu dari kitab Berjanji. Saya disitu mikir sambil nanya ke temen saya kok disebut itu berjanji?, aneh. Atau isinya perjanjian perjanjian gitu? -_- tapi temen saya juga ga tau kenapa itu disebut berjanji.
Setelah saya mikir keras kok itu disebut Berjanji, keesokan harinya saya buka socmed terus ada kultwit dari akun Twitter ustadz @felixsiauw salah satu isinya itu tentang jawaban yang saya pertanyakan itu. Jadi gini katanya, yang pertama kali memulai peringatan Maulid Nabi itu menurut suatu sumber adalah Salahuddin al-Ayyubi, tujuannya untuk mempertinggi semangat jihad kaum Muslimin, dengan membacakan*menceritakan kisah hidup Nabi Muhammad saw. Dan pada tahun 1184 M Salahuddin mengumpulkan ulama untuk mengisahkan Rasulullah dalam sebuah syair untuk menyemangati Muslim dan Syaikh Ja'far Al-Barzanji akhirnya terpilih untuk mengisahkannya. Jadilah syair Barzanji yang dikenal sampai sekarang.
Nah disitu baru ngeh dan puas sama jawabannya.
Jadi intinya ini kesalah orang Sunda kayanya *saya tinggal di tanah Sunda. Harusnya Barzanji, barzanji, barjanzi, mungkin lidah orang Sunda enaknya disebut Berjanji, atau mungkin kedengerannya Berjanji, padahal Barzanji. Jadi disebutnya Berjanji sama orang Sunda. Haha :) alhamdulillah nambah ilmu juga hari itu ;)
Terimakasih sudah baca sampai akhir. Semoga postingan ini bermanfaat. :)
Berisi tentang apapun yang saya ketahui, yang saya suka, dan yang saya alami. Keep read~ ^.^
Kamis, 16 Januari 2014
Kamis, 02 Januari 2014
Ringakasan Tentang Filsafat
Filsafat berasal dari Bahasa Yunani. Yaitu Philosophia, Philo artinya cinta dan Sophia artinya kebijaksanaan atau himat. Jadi Filsafat artinya "cinta akan kebijaksanaan". Ibnu Rusydi adalah seorang bapak Filsafat. Orang Barat menyebutnya dengan Averroes. Pada abad ke-8M filsafat mulai dipeajari oleh umat Islam, yaitu pada masa Daulah Abbasiyah. Filsafat dipelajari karena ada persamaan dengan agama, yaitu dalam hal kebenaran. Bedanya filsafat dengan agama yaitu dalam hal kebenaran, kebenaran agama itu mutlak. Dan kebenaran Filsafat itu nisbi atau tidak mutlak.
Golongan Islam yang pertama kali mulai mempelajari atau tertarik pada filsafat adalah golongan Muktazilah. Muktazilah adalah kaum rasional. Yang dimaksud rasional yaitu hanya mengandalkan akal dari wahyu. Tokoh Muktazilah yang mempelajari Filsafat anatara lain:
1. Hujjal Al-Allaf
2. Ibrahim An-Nazam
3. Bisyry Al-Mutamir
4. Al-Jubba'i
Golongan Islam yang pertama kali mulai mempelajari atau tertarik pada filsafat adalah golongan Muktazilah. Muktazilah adalah kaum rasional. Yang dimaksud rasional yaitu hanya mengandalkan akal dari wahyu. Tokoh Muktazilah yang mempelajari Filsafat anatara lain:
1. Hujjal Al-Allaf
2. Ibrahim An-Nazam
3. Bisyry Al-Mutamir
4. Al-Jubba'i
Langganan:
Postingan (Atom)